Implementasi Maqoshid Syariah Sebagai Indikator Perusahaan Islami
Isi
Menurut Dr. Kuncoro Hadi, S. T., M. Si. Tujuan perusahaan konvensional adalah memaksimalkan kekayaan pemegang saham (stock holder's wealth) (Mardiyanto, 2009). Disebabkan tujuannya memaksimalkan kekayaan maka jelas bahwa tujuan perusahaan konvensional berbasis materi. Materi dalam hal ini adalah uang atau harta (aset).
Tujuan perusahaan islami diturunkan dari tujuan hidup seseorang muslim yaitu falah (kesuksesan dunia dan akhirat) dengan implementasinya adalah mashlahah pada aktivitas moqoshid syariah. Maqoshid syariah memiliki 5 faktor, yaitu ;
1. Pencapaian agama
2. Meningkatkan kualitas hidup
3. Meningkatkan kualitas ilmu
4. Keturunan
5. Meningkatkan kuantitas kekayaan.
Seorang muslim untuk mencapai falah dalam kehidupannya harus berusaha mencapai maqoshid syariah. Dengan demikian tujuan perusahaan islami adalah memaksimalkan nilai maqoshid syariah.
Ada beberapa indikator yang menengarai Al-Quran demikian peduli denhan persoalan-persoalan ekonomi dan keuangan. Diantara indikator yang dimaksudkan ialah bahwa di dalam Al-Quran dijumpai sejumlah perumpamaan yang dalam melukiskan sebagai kehidupam manusia termasuk kehidupan akhirat justru menggunakan simbol-simbol ekonomi dan keuangan. Perhatikan misalnya kata tijarah (niaga) yang tidak selamanya digunakan untuk pengertian usaha ekonomi dalam penhertian yang sesungguhnya, akan tetapi juga sering digunakan untuk menyimbolkan kehidupam abadi di akhirat kelak. Demikian pula dengan kata kata yang lain semisal kataisytaralyasytari, kata al-mizan/mawazain.
Penerapan Teknologi (sistem) Berbasis Islam Pada Bank Syariah Di Indonesia
Menurut Dr. Kuncoro Hadi, S. T., M, Si. Meskipun telah berdiri selama 20 tahun, sistem keuangan islam (islamic Financing System/ IFS) masih memiliki market share yang sangat kecil. Pada tahun 2009 besarnya aset perbankan nasional sebesar 2, 45%. Hingga November 2011, Sistem Keuangan Islam hanya memiliki market share 3, 82%. Dengan demikian, pertumbuhan sistem keuangan islam selama 2009 sampai dengan 2011 hanya 1, 37 % atau 0, 5% per tahun. Dengan tingkat pertumbuhan dan ukuran market share yang sangat kecil ini tentunya pengaruh sistem keuangan islam tidak akan nampak luas pada perekonomian Indonesia.
Sistem Keuangan Islam memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan sistem keuangan konvensional (conventional Financing System/ CFS). Fungsi intermediasi perbank syariah yang tinggi, ditunjukkan dengan tingkat FDR rata-rata diatas 90% bahkan pernah lebih dari 100%. Tercatat komposisi aset yang didomianasi pembiayaan kepada sektor riil terutama sektor usaha kecil dan menengah dengan rasio FDR mencapai 103, 64% pada tahun 2008. Data November 2011 mencatat tingkat FDR perbankan syariah sebesar 91, 41%. Meskipun tingkat FDR perbankan syariah akhir- akhir ini berada di bawah 100%, namun lebih unggul apabila dibanding dengan perbankan konvensional yang hanya mencapai 81% (November 2011). Hal ini membuktikan bahwa dana yanh disimpan pada perbankan syariah sebagian beaar disalurkan sebagai penggerak pada sektpr riil khusunya sektor usaha kecil dan menengah. Namun keunggulam sistem keuangan islam belum secara signifikan berdampak pada perekonomian Indonesia. Hal ini disebabkan ukuran sistem keuangan islam masih sangat kecil dan lebih dominannya sistem keungan konvensial di negara ini.
Dalam internal perbankan syariah, terdapat 2 masalah pokok yang perlu diperbaiki, yaitu ;
1. Permasalahan ukuran keberhasial bank syariah yang lebih mengutamakan pencapaian keuntungan dan efisien biaya dibandingkan dengan pencapaian maqasid syariah.
2. Pembiayaan nonprofit-loss sharing seperti murabah masih mendominasi pembiayaan pada bank- bank syariah di Indonesia.
Manajemen Perusahaan Berbasis Maqoshid Syariah
Menurut Dr. kuncoro Hadi, S. T., M. Si.
Apakah kegiatan yg dilakukan oleh para nabi seprti Adam as, Nuh as, Ibrahim as, Isa as dan Muhammad saw memiliki kesamaan. Mereka mencapai apa yang ingin dicapai oleh tujuan utamanya (menegakkan agama) ini dengan organisaso mereka (pengikutnya). Para nabi tersebut menggunakan keahlian manajerial (managerial skill) yang mereka miliki untuk mengelola berbagai sumber daya organisasi (organizational resources) sehingga tujuan organisasi dapat tercapai.
Dia telah mensyariaatkan kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu : Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang yang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menatik kepada agama ini orang yang dikehendakk-Nya dan memneri pertunjukan kepada (agama) -Nya orang yang kembali (kepada-Nya).
(QS. 42;13)
Salah satu aspek kunci dalam manajemen adalah bagaimana manajer dapat mengenali peran dan pentingnya para pihak yang akan menunjang pencapain tujuan. Para manajet harus mengakui bahwa mereka tidak dapat mencapau tujuan perusahaan jika seluruh pekerjaan dikerjakan sendirian.
Dalam islam tujuan beragama disebut maqoshid syariah.
Maqoshid syariah terbagi menjadi 5;
1. Menjaga agama, 2. Menjaga nafs, 3.menjaga akal, 4.menjaga keturunan, dan 5. Menjaga harta.
Jika maqoshid syariah di klasifikasi akan menjadi 3 unsur
1. Manusia > Nafs dan keturunan
2. Ilmu > agama dan akal
3. Materi > harta
Daftar isi :
MLA
Hadi, Kuncoro. "Implementasi Maqoshid Syariah Sebagai Indikator Perusahaan Islami." SERI PRANATA SOSIAL 1.3 (2012): 140-150.
APA
Hadi, K. (2012). Implementasi Maqoshid Syariah Sebagai Indikator Perusahaan Islami. SERI PRANATA SOSIAL, 1(3), 140-15
MLA
Syafei, Ade Wirman, Sisca Debyola Widuhung, and Kuncoro Hadi. "Penerapan Teknologi (Sistem) Berbasis Islam pada Bank Syariah di Indonesia." SERI PRANATA SOSIAL 2.1 (2013): 1-11.
APA
Syafei, A. W., Widuhung, S. D., & Hadi, K. (2013). Penerapan Teknologi (Sistem) Berbasis Islam pada Bank Syariah di Indonesia. SERI PRANATA SOSIAL, 2(1), 1-11.
MLA
Hadi, Kuncoro. "Manajemen Perusahaan Berbasis Maqoshid Syariah." SERI PRANATA SOSIAL 2.1 (2013): 39-46
Hadi, K. (2013). Manajemen Perusahaan Berbasis Maqoshid Syariah. SERI PRANATA SOSIAL, 2(1), 39-46.
mantap gan, thanks
BalasHapusCukup jelas
BalasHapusSangat membantu ,terima kasih
BalasHapuscukup menarik, terimakasih informasinya
BalasHapusCukup baik sekali
BalasHapusMancuy, sangat membantu dan cukup menarik
BalasHapusMantap ringkasannya
BalasHapussangat jelas ringkasannya dan cukup membantu
BalasHapussangat jelas dan membantu
BalasHapusRingkasan yang sangat jelas dengan materi yang sangat bermanfaat. Keep sharing!
BalasHapusRingkasan yang cukup jelas
BalasHapusMantap betul! Keep sharing! Thx
BalasHapusGreat, thankyou for sharing sist
BalasHapus